Obama Manfaatkan SMS Kampanye

Komunikasi Pemasaran Di Balik Kemenangan Barack Obama ,
Oleh : Olla Chas
Dunia menyambut gembira kemenangan Barack Obama sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) pada 4 November 2008. Yang terbukti berperan besar dalam keberhasilan Obama adalah strategi marketing komunikasi kampanyenya yang menggigit, inspiratif, inovatif, dan berkesinambungan.
Begitu sukses taktik Obama itu, sehingga The Advertising Age dan American Marketing Association menobatkannya sebagai Marketer of the Year beberapa minggu sebelum hari pemilihan umum dilaksanakan. Apa dan bagaimana sebenarnya yang telah dilakukan Obama dan tim komunikasinya dalam meraih mind and heart masyarakat AS?

1. Pemilihan Pesan dan Audiens yang Tepat Sasaran
Obama mengerti apa yang didambakan oleh mayoritas masyarakat AS saat ini, yaitu perbaikan dalam bidang ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kesehatan, serta keterlibatan AS yang lebih arif dalam politik luar negeri. Didukung oleh rencana kebijakan (policy) yang solid dan spesifik, ketiga hal ini digunakan Obama sebagai pesan inti dalam seluruh kampanyenya. Obama selalu meng-update dan menyesuaikan pesan yang ingin disampaikannya agar sejalan dengan aspirasi target audiensnya. Pesan Obama ditujukan kepada semua lapisan masyarakat AS modern dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi dan… tanpa melihat perbedaan ras. Selain fokus pada pendukung yang telah ada, Obama juga memperluas kampanyenya untuk menarik pendukung baru dan kalangan muda yang dinilai akan menjadi first time voters dalam pemilihan presiden kali ini.

2. Konsisten Melakukan Branding Pesan
Obama dikemas dengan menarik di bawah konsep branding, change dan yes we can. Dengan konsisten, Obama dan timnya lalu menggunakan konsep tersebut dalam berbagai bentuk simbolisasi visual yang menarik, tajam dan berisi sehingga dapat melekat di benak seluruh masyarakat AS yang haus akan reformasi nyata dalam ketiga hal tersebut.

3. Inspiratif Style (gaya) komunikasi
Obama yang karismatik, tenang, dengan tutur kata dan intonasi suara yang teratur dan baik, serta sikapnya yang selalu memperlihatkan penghargaan dan atensi penuh kepada audiensnya telah sukses membentuk dan membangun citra Obama yang credible, inspiring, dan presidensial di mata publik. Obama terlihat tegas, tanggap, dan cerdas dalam semua debat kepresidenan ataupun dalam menjawab berbagai concerns dari publik dan media. Tiap kali pihak lawan menyerang Obama, tanpa emosi ataupun terlihat seperti merendahkan lawannya, Obama selalu siap merespons kembali dengan segala fakta dan pesan yang dapat meruntuhkan semua tuduhan ataupun kecaman tersebut dengan baik.

4. Optimalisasi Internet, Social Media, dan Teknologi sebagai Jalur Komunikasi
Obama sangat andal mengoptimalkan penggunaan Internet, social media, dan teknologi sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan intinya serta untuk membangun dialog dan dukungan dari pendukungnya. Hal ini sejalan dengan data organisasi non-profit Pew Research Center yang menunjukkan bahwa 46% masyarakat AS menggunakan Internet, e-mail, ataupun SMS untuk mendapatkan informasi tentang kampanye pemilihan presiden 2008, berbagi opini, serta untuk menggalang massa. Coba kita lihat situs Obama, http://www.obama.com. Menurut data The Wall Street Journal, Obama berhasil menarik dua kali lipat jumlah pengunjung ke situs Internetnya dibanding pesaingnya, John McCain. Situs ini merupakan komponen marketing utama dari kampanye Obama yang selalu ter-update dengan baik dan berfungsi tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi dan forum dialog dengan pendukungnya, tapi juga berperan besar dalam perekrutan sukarelawan yang dibutuhkan sebagai campaign and message advocates selama kampanye berlangsung. Situs Obama ini juga menjaring data baik dari pendukung maupun calon pendukung, seperti alamat e-mail dan kode pos, yang digunakan untuk kegiatan follow-up Obama melalui program direct marketing, event grassroots, dan penggalangan dana (fund-raising). Bagi para pendukung setia Obama yang online, selain dapat memiliki account online pribadi di dalam situs Obama tersebut, mereka juga dapat membuat situs penggalangan dana yang mereka kelola sendiri untuk membantu program kampanye Obama. Obama tidak hanya berhasil meraih kepercayaan penuh dari pendukungnya, melainkan juga dapat mengerahkan mereka untuk membantu kelangsungan operasional kampanyenya dan dalam penyebaran informasi dan citra positif Obama. Selama 21 bulan masa kampanye, Obama berhasil mengumpulkan lebih kurang 10 juta alamat e-mail pendukung melalui situs ini tanpa dibantu mainstream media lain. Untuk memperluas jangkauan audiensnya, situs Obama ini terhubung dengan beragam jaringan social media seperti Twitter, MySpace, Facebook, YouTube, blogs, dan yang lain. Melalui medium ini, Obama dan timnya dapat dengan cepat menyebarkan berbagai informasi yang berhubungan dengan kampanyenya, seperti berita positif dari media massa, analisis politik, serta jadwal kegiatan kampanye tanpa batasan ruang dan waktu. Merujuk data Facebook resmi miliknya, Obama telah mengumpulkan lebih dari tiga juta pendukung dibanding Facebook John McCain yang hanya menarik sekira 600,000 pendukung. Selain situs Internet dan jaringan sosial media, Obama juga menggunakan kemudahan SMS untuk membuka jalur komunikasi dengan pendukungnya. Salah satu contoh sukses SMS ini adalah saat Obama mendapatkan jutaan pendukung dalam waktu singkat setelah menjanjikan kepada mereka yang mendaftarkan diri sebagai pemilihnya akan mendapatkan SMS langsung dari Obama tentang pengumuman nama wakil presiden terpilih. Bagi para pendukung ini, mendapatkan SMS pribadi dari Obama merupakan kebanggaan dan patut untuk tidak dilewatkan.

5. Pemanfaatan Media yang Strategis Berdasarkan data segmentasi pasar yang detail
Tim komunikasi Obama menayangkan iklan taktis Obama melalui medium televisi, radio, dan online secara strategis di beberapa daerah inti pemilihan (key battleground markets). Obama merupakan kandidat presiden pertama setelah kurun waktu 16 tahun yang memproduksi dan menayangkan iklan prime time sepanjang 30 menit di empat jaringan TV nasional di AS, enam hari sebelum hari pemilihan umum untuk menyuarakan closing statements and reasonings-nya kepada para pendukung dan calon pemilih. Pembelian spot prime time yang bombastis ini menjadi topik berita tersendiri yang tentu saja menambah eksposur gratis bagi Obama. Tim komunikasi Obama juga dengan strategis dan timely menyebarkan siaran pers, hasil poling, laporan kampanye, dan media analisis kepada seluruh media untuk mendapatkan reportase yang seimbang dan positif. Itulah beberapa informasi yang diharapkan dapat menjadi acuan awal baik bagi pengusaha, marketer, maupun politikus Indonesia untuk berkomunikasi dengan lebih lugas, langsung, dan efektif. Siapa tahu ada cara dan jalur komunikasi baru yang tercipta sesuai dengan karakteristik audiens dan ketersediaan infrastruktur komunikasi yang ada di Indonesia –komunikasi menuju kemenangan atas apa pun itu dengan cara Anda sendiri.

Obama Manfaatkan SMS Iklan Kampanye

Barack Obama telah memanfaatkan layanan pesan singkat atau SMS lewat telepon seluler untuk mendukung kampanye menjelang pemilu 4 November. Sebelumnya, Obama memanfaatkan e-mail dari jutaan warga di AS dan dunia untuk dukungan dana dan kampanye.
Instrumen ini memberikan kesempatan kepada tim Obama mengerahkan pemilih berusia di bawah 30 tahun berbondong-bondong mencoblos pada 4 November. ”Obama sedang menciptakan armada individu, kelompok akar rumput, yang mencoba mengubah dunia hanya dalam 160 karakter,” kata David All, ahli strategi Partai Republik yang paham teknologi.
Obama akan menyampaikan pesan untuk menggalang suara demi kemenangan yang dia persembahkan untuk mengubah AS dan juga relasi AS dengan dunia.
Hal serupa kerap dipakai anggota Kongres dalam kampanye politik untuk berinteraksi dengan pemilih. Jaringan sosial lewat internet seperti MySpace, Facebook, dan Twitter juga dimanfaatkan.
Ketika Kongres reses, beberapa anggota Republik beralih ke Twitter untuk menyampaikan protes soal kebijakan energi. Ketika anggota DPR AS reses pada Agustus, mikrofon mati serta televisi C-SPAN dan televisi kabel penyiar rapat dengar pendapat berhenti, tetapi Blackberries (telepon seluler) bekerja.
Teknologi membuat setiap protes, pesan, dan informasi lainnya bisa tersampaikan kapan dan di mana saja. Howard Dean menggunakan situs untuk menyebarkan pesan kampanye saat bertarung dalam pemilihan pendahuluan tahun 2004. Kampanye kepresidenan dengan menggunakan SMS tergolong baru.

Sangat bermanfaat

Obama tertolong dengan penyebaran pesan lewat e-mail selama pemilihan pendahuluan dan berhasil menggalang dukungan atau setidaknya membuat orang menonton televisi yang menayangkan pidato Obama.
Kini kubu Obama menggalakkan penggunaan SMS. Nick Shapiro, juru bicara Obama, tak mau menyebutkan berapa juta nomor telepon seluler yang sudah dimiliki. ”SMS sangat berguna karena tidak semua orang duduk di depan komputer atau melihat televisi,” kata Shapiro.
John McCain baru sekadar memanfaatkan jaringan internet dan YouTube. Iklan yang ditayangkan kubu McCain di YouTube, yang menyetarakan Obama dengan Britney Spears dan Paris Hilton, telah ditilik oleh 2 juta warga.

Mantan Direktur Komunikasi Partai Republik Jack Kingston khawatir karena McCain menyepelekan kekuatan SMS. ”SMS sangat dahsyat. Jika saya punya SMS, saya bisa menyebarkan langsung kepada sekitar 100 orang lain,” katanya.
Allison Dale, mahasiswa University of Michigan, yang mendalami dampak SMS, mengatakan bahwa Obama diuntungkan dengan fasilitas itu.
Dalam perkembangan terbaru, McCain dan Obama menyepakati penarikan tayangan iklan soal serangan 11 September. Pada iklan itu seyogianya kedua pesaing saling menyudutkan.
Namun, kedua kubu sadar hal itu akan menyakiti hati para keluarga dari korban yang tewas karena memanfaatkan tragedi itu untuk kepentingan politik. ”Tanggal 11 September bukan hari untuk politik,” kata Brian Rogers, juru bicara McCain.
”Kami berharap 11 September merupakan saat untuk meneguhkan sikap menghadapi tantangan yang kita hadapi bersama,” kata Hari Sevugan, juru bicara Obama.
Penulis adalah praktisi lepas kehumasan di AS
Artikel Copy di : http://eri-communicator.blogspot.com/2009/01/komunikasi-pemasaran-di-balik Kemenangan Obama .html

http://politikinternational.wordpress.com/2008/08/21/obama-manfaatkan-sms-iklan-kampanye-soal-11-september-ditarik/

http://softwaresmscenter.wordpress.com/2010/03/29/obama-manfaatkan-sms-kampanye/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: