Implementasi mobile government

Salah satu aplikasi menarik dari teknologi mobile adalah mobile government. Sebenarnya sih eksplorasi mobile government ini saya lakukan tahun 2005, tetapi dari pada blognya kosong, diisi dulu deh tentang mobile government. Materi yang ditulis disini bagian dari karya tulis gw mengenai mobile government yang bisa di download disini. Mudah-mudahan berguna :D

Apa itu mobile government?

Mobile government atau yang biasa disingkat m-Government adalah penerapan e-Government pada media piranti bergerak (mobile), termasuk penggunaan layanan dan aplikasi dari pemerintah yang hanya mungkin digunakan pada telepon seluler, notebook/laptop, PDA (Personal Digital Assitants), dan infrastruktur jaringan internet nirkabel.

Kenapa mobile goverment?

Penyedian layanan kepada masyarakat melalui telepon genggam menjadi alternatif yang sangat menarik dan penting untuk dikaji karena jika diaplikasikan akan berpotensi besar untuk dapat mengatasi berbagai masalah yang ada di masyarakat khususnya dalam hal komunikasi antara pemerintah dengan rakyatnya.

Contoh aplikasinya?

Misalkan penyampaian informasi kepada masyarakat di area terjadinya bencana alam sehingga masyarakat tidak perlu panik dan dapat menyelamatkan dirinya serta orang-orang di sekitarnya. Masih banyak contoh aplikasi lainnya seperti pelaporan kejahatan lewat SMS, pengiriman informasi tagihan pajak kepada masyarakat atau sosialisasi kebijakan pemerintah. Banyak jenis informasi yang bisa disampaikan kepada masyarakat dan bentuk komunikasinya pun bisa dua arah. Ada kalanya sebuah informasi hanya dibutuhkan oleh kelompok masyarakat tertentu. Oleh karena itu, data-data masyarakat juga diperlukan agar pemerintah dapat mengirimkan informasi yang sesuai apalagi jika informasi yang ingin disampaikan merupakan informasi pribadi seseorang.

Trus manfaatnya apa?

Macem-macem tergantung aplikasinya. Namun umumnya dari yang gw baca2 sih manfaat mobile government itu:

  1. Peningkatan produktivitas pegawai lembaga pelayanan masyarakat. M-Government memungkinkan petugas pelayanan umum untuk memasukkan data ke dalam sistem secara langsung ketika sedang bekerja di lapangan. Dengan demikian waktu untuk pengumpulan data dan tingkat kesalahan pencatatan data di lapangan akan berkurang.
  2. Peningkatan efektivitas kerja pegawai lembaga pelayanan masyarakat. Dengan memanfaatkan aplikasi m-Government para pegawai pemerintah dapat membawa dokumen dalam bentuk digital, sehingga jauh lebih mudah dari pada membawa dokumen dalam bentuk kertas. Dengan demikian secara tidak langsung kan meningkatkan efektivitas kerja pegawai pemerintah.
  3. Memperbaiki penyampaian informasi dan layanan dari pemerintah. Dengan memanfaatkan m-government maka pemerintah dapat menyampaikan informasi dan layanannya kapan dan dimana pun masyarakat berada
  4. Meningkatkan sarana untuk interaksi antara masyarakat dan pemerintah. Aplikasi ini dapat juga menjadi sarana interaksi semua stakeholder dalam pemerintahan misalnya lembaga pelayanan masyarakat, pembuat kebijakan, wakil rakyat dan lain sebagainya.
  5. Memungkinkan partisipasi yang lebih dari masyarakat. Dengan mengurangi waktu dan upaya untuk komunikasi maka m-Government akan mendorong pemerintah untuk membuat bentuk komunikasi lainnya misalnya e-voting, partisipasi masyarakat terhadap debat politik, serta pengiriman keluhan dan pertanyaan kapada pemerintah.

Implementasi gimana?

Penerapaan m-Government di setiap negara sangat unik, bergantung pada infrastruktur telekomunikasi di negara tersebut. Untuk dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi ini menurt ahlinya mobile government beberapa prinsip yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Pilihlah jenis aplikasi m-Government yang sesuai
  2. Pastikan aplikasi ini dapat digunakan dengan mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan keseimbangan antara kebutuhan informasi dengan kenyamanan pengguna.
  3. Minimalkan waktu pengiriman informasi kepada masyarakat.
  4. Pastikan informasi yang dikirmkan kepada penduduk benar-benar akurat sesuai dengan yang telah dijanjikan pemerintah.

Selain itu ada beberapa tantangan yang harus dijawab dalam mengimplementasikan mobile government. Diantaranya:

  1. Biaya. Aplikasi m-Government pada awalnya akan memerlukan biaya yang relatif besar. Wah ujung-ujungnya duit nih? Memang sih butuh biaya yang besar, tetapi jika berjalan sesuai fungsinya maka banyak sekali manfaat yang bisa dicapai. Jadi aplikasi m-Government ini sebenarnya dapat dipandang sebagai investasi yang manfaatnya masih akan terus diperoleh di masa yang akan datang.
  2. Keterbatasan akses. Tidak semua penduduk memiliki telepon seluler. Oleh karena itu, hanya sebagian saja yang dapat mengakses layanan ini. Akan tetapi dengan semakin terjangkaunya harga telepon seluler maka jumlah masyarakat yang mengakses layanan ini akan terus bertambah.
  3. Pandangan tentang telepon seluler. Banyak orang yang lebih menganggap telepon genggam sebagai alat hiburan dan bersenang-senang. Oleh karena itu, pengguna aplikasi ini seharusnya mendaftar untuk menghindari penggunan layanan tidak sesuai dengan fungsi yang seharusnya..
  4. Kepercayaan masyarakat dan keamanan aplikasi. Dalam beberapa bentuk layanan m-Government disampaikan informasi pribadi masyarakat. Oleh karena itu, informasi ini harus benar-benar dapat dijaga dan penggunaan oleh pihak yang tidak berhak harus dapat dicegah.
  5. Kenaikan traffic SMS. Dengan diterapkannya m-Government maka ada kemungkinan jumlah SMS yang dikirm akan meningkat. Oleh karena itu akan dibutuhkan infrastruktur telekomunikasi tambahan.

Bentuk aplikasi mobile government

Secara umum menurut Lallana, C Emmananuel, bentuk aplikasi mobile government dapat dibagi 4 yaitu:

  1. Mobile Communication. Tujuan aplikasi ini adalah untuk memperbaiki komunikasi antara pemerintah dan rakyatnya dan sebaliknya. Contohnya di Singapura, m-Government diterapkan dalam aplikasi berbasis SMS. Melalui layanan ini pelanggan dapat memilih untuk menerima pesan SMS yang berisi informasi mengenai pemeriksaan medis pekerja, informasi pembaharuan passport dan lain sebagainya. Di negara lain seperti Hongkong aplikasi m-Government telah digunakan untuk mengirim pesan kepada enam juta pengguna telepon seluler untuk menghilangkan kepanikan mengenai rumor bahwa pemerintah akan mengamankan orang-orang yang terkena SARS.
  2. Mobile Democracy. Mobile democracy merupakan aplikasi dimana pengguna dapat memberikan masukan melalui voting atau pesan SMS sehingga pemerintah dapat mengambil keputusan atau kebijakan politik. Mobile democracy ini masih sangat jarang di negara berkembang. Salah satu permasalahannya adalah bagaimana mencegah penggunaan hak suara seseorang oleh orang yang tidak berhak. Hal ini juga menjadi salah satu masalah dalam sistem m-government yang ada di Filipina karena banyak SMS yang dikirim palsu atau berisi lelucon. Namun, hal ini dapat diatasi dengan penggunaan pin.
  3. Mobile Services. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah aplikasi yang menangani transaksi dan pembayaran melalui telepon seluler. Contohnya, pembelian tiket transportasi umum di Finlandia melalui SMS. Pengguna jasa ini membayar tiket dari pulsa kemudian operator mengirim informasi pembelian tiket kepada commuter melalui SMS. Penggunaan aplikasi ini memang masih jarang dan terbatas, tetapi potensinya sangat besar, bahkan di banyak negara termasuk Indonesia sebenarnya sudah banyak layanan berupa transaksi lewat SMS seperti SMS-Banking.
  4. Mobile Administration. Bentuk aplikasi ini memungkinkan perbaikan operasi internal lembaga pelayanan publik. Aplikasi bentuk ini juga masih jarang di negara berkembang. Contoh aplikasinya telah diterapkan di Florida untuk menangani penyebaran virus dari nyamuk. Aplikasi ini membantu dalam memaksimalkan penggunaan 61 kendaraan yang membawa insektisida untuk membasmi virus West Nile dan penyakit bawaan nyamuk lainnya di daerah berawa seluas satu juta hektar. Informasi dikirim ke kantor pusat melalui perangkat nir kabel yang dipasang pada kendaraan sehingga orang di kantor pusat dapat memberi instruksi kepada pekerja yang membawa kendaraan tersebut. Contoh aplikasi lain yang termasuk dalam mobile administration adalah aplikasi untuk mempermudah penyampaian informasi terbaru antara pemerintah dengan pegawainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: